Foto diambil dari wilayah Dau Malang pkl 05:18 (17/03/2026) Pagi ini, terlihat jelas bulan sabit di ufuk timur makin menipis. Itu memang pertanda bahwa bulan qamariyah sedang menuju akhir. Dalam kalender hijriah, fase bulan yang semakin tipis menjelang fajar sering disebut sebagai bulan tua. Secara alamiah, ini memang memberi isyarat bahwa kita sedang mendekati pergantian bulan, termasuk menuju awal Syawal. Namun, apakah dengan melihat bulan sabit yang mulai menipis di pagi hari ini, Selasa 17 Maret 2026 otomatis berarti hilal akan terlihat pada Kamis sore 19 Maret 2026? Belum tentu. Dalam ilmu falak, hilal yang menjadi penanda awal bulan baru adalah bulan sabit yang pertama kali muncul setelah terjadinya ijtimak (konjungsi) dan terlihat di ufuk barat setelah matahari terbenam. Jadi meskipun pagi hari (Kamis) seandainya kita bisa melihat bulan tua yang sangat tipis di ufuk timur, belum tentu sore harinya hilal baru sudah cukup tinggi dan cukup terang untuk dapat dirukyat. Fenomen...
Lima hal ini patut dihindari ketika kita menjalankan puasa di Bulan Ramadhan. Inilah hal-hal perusak di bulan Ramadhan. Perusak 01: Tanpa ilmu Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, اَنَّ العَامِلَ بِلَا عِلْمٍ كَالسَّائِرِ بِلاَ دَلِيْلٍ وَمَعْلُوْمٌ اَنَّ عَطَبَ مِثْلِ هَذَا اَقْرَبُ مِنْ سَلاَمَتِهِ وَاِنْ قُدِّرَ سَلاَمَتُهُ اِتِّفَاقًا نَادِرًا فَهُوَ غَيْرُ مَحْمُوْدٍ بَلْ مَذْمُوْمٌ عِنْدَ العُقَلاَءِ “Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang rusak karena berjalan tanpa penuntun tadi akan mendapatkan kesulitan dan sulit bisa selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tidak dipuji bahkan dapat celaan.” Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata, مَنْ فَارَقَ الدَّلِيْل ضَلَّ السَّبِيْل وَلاَ دَلِيْلَ إِلاَّ بِمَا جَاءَ بِهِ الرَّسُوْل “Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia bisa tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain de...