Langsung ke konten utama

Postingan

Ramadhan sebagai Madrasah Pertama bagi Anak

  Sering kali kita memandang sekolah sebagai tempat utama pendidikan anak. Padahal, rumah adalah madrasah pertama dan orang tua adalah guru yang paling awal dikenal. Ramadhan menghadirkan kurikulum istimewa yang tidak tertulis di papan tulis, tetapi hidup dalam keseharian keluarga. Di bulan inilah nilai-nilai dasar kehidupan diajarkan secara alami dan menyentuh hati. Barangkali di sekeliling kita masih ada dan mungkin banyak orang yang tidak berpuasa padahal tidak ada udzur syar’i. Mereka terlihat segar, berbadan sehat, berkecukupan secara ekonomi, dan juga berpengetahuan, dapat mengerjakan tugas keseharian dengan baik. Bisa jadi yang demikian itu salah satu sebabnya adalah dikarenakan tidak mendapatkan pendidikan di masa kecil. Rumah tidak dimanfaatkan sebagai madrasah bagi anak untuk membentuk karakter beriman. Allah berfirman di dalam Al-Qur’an Surat Thaha ayat 132 yang artinya: “Dan perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya.” A...
Postingan terbaru

Menanamkan Nilai Disiplin Puasa pada Anak di Rumah

  Disiplin sering kali terdengar seperti kata yang kaku dan penuh aturan. Namun di bulan Ramadhan, disiplin justru hadir dalam bentuk yang lebih hangat dan bermakna. Ia tidak dipaksakan dengan ancaman, melainkan dibangun melalui kesadaran ibadah. Di dalam rumah, anak-anak belajar bahwa kehidupan memiliki ritme dan keteraturan, dan dari situlah tanggung jawab pribadi mulai tumbuh. Mari kita perhatikan Firman Allah yang tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 187 yang artinya “…Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam…”. Penggalan ayat ini menunjukkan bahwa puasa memiliki batas waktu yang tegas. Ada awal, ada akhir, ada aturan yang harus ditaati. Dari sini anak belajar bahwa kebebasan bukan berarti tanpa batas. Justru dalam aturan itulah nilai pendidikan terbentuk. Bangun sahur tepat waktu, menahan diri hingga maghrib, melaksanakan shalat tarawih, dan menjaga ibadah harian, semua itu ...

Ramadhan dan Pendidikan Karakter dalam Keluarga

Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di dalam rumah. Ritme kehidupan berubah. Waktu makan bergeser. Aktivitas malam terasa lebih hidup. Namun sesungguhnya perubahan terbesar bukan terletak pada jadwal, melainkan pada peluang pendidikan karakter yang terbuka lebar di tengah keluarga. Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah individual, tetapi madrasah pembentukan pribadi yang berlangsung di ruang-ruang rumah kita sendiri. Di dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 Allah menegaskan taqwa sebagai tujuan puasa: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Takwa adalah inti dari karakter mulia. Ia melahirkan kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan pengendalian diri. Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya sedang dilatih melalui puasa. Anak-anak belajar bahwa tidak semua keinginan harus segera dipenuhi. Mereka belajar menunda, menahan, dan mengelola dorongan diri. Di dalam sebuah hadits y...

Media Massa, Buzzer, dan Polemik Awal Ramadan

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah buzzer  semakin akrab di ruang publik. Awalnya, buzzer dikenal sebagai akun atau kelompok yang digunakan dalam konteks politik untuk menggiring opini, memperkuat narasi tertentu, atau melemahkan pihak lain. Mereka bekerja dengan pola yang relatif seragam: pesan singkat, judul provokatif, repetisi cepat, dan penyebaran masif dalam waktu singkat. Tujuannya bukan semata menyampaikan informasi, melainkan membentuk persepsi. Fenomena yang mengkhawatirkan muncul ketika pola kerja buzzer ini tampak menular ke sebagian media massa, termasuk dalam isu keagamaan yang sensitif seperti penentuan awal Ramadan. Dalam 24 jam terakhir, terlihat bagaimana sejumlah media mengunggah judul yang terkesan “mendukung” satu keputusan awal Ramadan tertentu, seolah-olah sedang melakukan kampanye narasi, bukan verifikasi informasi. Salah satu contohnya adalah pemberitaan tentang dimulainya puasa oleh Arab Saudi. Beberapa media sudah menurunkan judul seperti “Arab Saudi ...

Dari Kopdar ke Khidmat: Mengenang Dakwah Mbah Bedjo di Tajinan

  Foto bersama di depan masjid Nurul Islam Tajinan Pada Ahad, 15 Februari 2026, suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Gedung Dakwah PCM Tajinan yang baru saja diresmikan oleh PDM Kabupaten Malang. Komunitas BikersMu menggelar Kopdar sekaligus silaturahmi bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tajinan dalam sebuah agenda yang tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menguatkan spirit dakwah. Kegiatan diawali dengan forum silaturahmi yang diisi taushiyah serta sharing program dan aktivitas dakwah antara BikersMu dan PCM Tajinan. Dalam sambutannya, Ketua PCM Tajinan, Mahmudin, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan komunitas BikersMu. “Dengan kunjungan ini, kami semakin optimis karena makin banyak teman dan saudara untuk bersama-sama membesarkan dan mengembangkan dakwah Muhammadiyah di wilayah Kecamatan Tajinan,” ungkapnya. Semangat kolaborasi terasa kental. Kopdar yang identik dengan kebersamaan para pecinta roda dua, kali ini menemukan makna yang lebih dala...

Fidyah: Solusi Ibadah bagi yang Tak Lagi Mampu Berpuasa

  Fidyah: Solusi Ibadah bagi yang Tak Lagi Mampu Berpuasa Oleh: Sukma Jaya ​Bulan Ramadan adalah momen yang paling dinanti, tapi mari kita jujur: tidak semua orang berada dalam kondisi fisik yang prima untuk menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga magrib. Ada kakek-nenek kita yang sudah sepuh, atau kerabat yang sedang berjuang melawan sakit kronis. ​Lalu, bagaimana nasib puasa mereka? Di sinilah Islam hadir dengan konsep Fidyah . ​Apa Itu Fidyah? ​Sederhananya, fidyah adalah "tebusan". Jika seseorang tidak mampu melaksanakan puasa Ramadan dan tidak ada kemungkinan untuk menggantinya (qadha) di hari lain, maka ia menggantinya dengan memberi makan orang miskin. ​Dasar hukumnya jelas dalam QS. Al-Baqarah: 184 : ​ “Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin.” ​Siapa Saja yang Wajib Bayar Fidyah? ​Berdasarkan kesepakatan ulama (jumhur), fidyah bukan "tiket mudah" untuk absen puasa. Ini hanya berla...

Koordinasi Tabligh Se-Kabupaten Malang, Satukan Langkah Dakwah Menyambut Ramadhan 1447 H

🆔️ Netizmu:  🆑  Editor : Ali S Kholimi 📖 Malang, 9 Februari 2026. Pagi yang cerah di kawasan Universitas Muhammadiyah Malang menjadi saksi berkumpulnya para penggerak dakwah dari berbagai penjuru Kabupaten Malang. Bertempat di Masjid AR Fachruddin UMM, Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi bersama Ketua dan Sekretaris Majelis Tabligh PCM se-Kabupaten Malang, Ahad (8/2). Sejak pukul 07.00 WIB, peserta mulai berdatangan, melakukan registrasi, dan saling menyapa dalam suasana hangat penuh ukhuwah. Kegiatan dibuka secara resmi melalui rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta sambutan dari jajaran pimpinan Majelis Tabligh dan PDM Kabupaten Malang. Dalam sambutannya, panitia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting menyambut Ramadhan 1447 H, sekaligus menyamakan persepsi gerakan dakwah agar berjalan terarah, terstruktur, dan selaras deng...