Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Padepokan Hizbul Wathan

Hari Kiamat Perspektif Sains

Serial Ngasem (Ngaji Senin Malam) malam ini, Senin 20 Agustus 2024, mendatangkan pemantik diskusi yang agak berbeda. Biasanya, Ngasem rutin di Padepokan Hizbul Wathan (HW) Malang dibimbing langsung oleh ustadz Insan Muhtadawan, S.HI. Tetapi malam ini dipandu oleh Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D. Ustadzah yang juga aktif sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Dau Kabupaten Malang, memulai memaparkan materinya dengan menyuguhkan bahwa Al-Quran yang berisi lebih dari enam ribu ayat itu mengandung ayat-ayat yang terkait dengan ilmu pengetahuan, termasuk ayat-ayat yang berhubungan dengan hari kiamat. Ayat-ayat ini dikenal dengan istilah ayat-ayat Kauniyah. Di samping juga banyak ayat-ayat yang terkait dengan prinsip-prinsip Islam yang asasi. Yang kemudian disebut sebagai ayat-ayat Qauliyah.  Selanjutnya, beliau menyajikan teori-teori tentang penciptaan alam semesta. Mulai dari teori awal penciptaan alam semesta, kesesuaian rotasi berbagai macam bintang  da...

Keluarga Besar HW UMM Gelar Malam Kemerdekaan yang Meriah

Malang, Progressmu  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia, Keluarga Besar Hizbul Wathan (HW) universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  menggelar malam peringatan yang meriah pada 17 Agustus 2024. Acara yang dipusatkan di Rumah Kayu HW UMM  ini berlangsung penuh semangat kebangsaan dan kekeluargaan. Salah satu rangkaian acara yang menjadi sorotan adalah kultum kemerdekaan yang disampaikan oleh Ustadz Sukma Jaya dan Dr.Yasin Kusumo . Keduanya menyampaikan pesan-pesan inspiratif tentang arti kemerdekaan, perjuangan para pahlawan, serta pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Kultum ini berhasil membangkitkan semangat nasionalisme dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk semakin menghangatkan suasana, panitia juga mengadakan kegiatan bakaran juang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi seluruh anggota keluarga besar HW UMM untuk mempererat tali silaturahmi. Setelah puas menikmati suasana hangat bakaran juang, se...

Ngasah Kalam Sakana

Selain Ngasem : Ngaji Senin Malam, Padepokan Hizbul Wathan juga memiliki gawe Ngasah Kalam  : Ngaji dan Silaturahim Kamis Malam. Ngaji tafsir al-Quran yang dilakukan dari rumah ke rumah. Sambil ngaji, bisa bersilaturahmi antar jama'ah. Kegiatan seperti ini kerap dilakukan sebagai wujud dari Gerakan Jama'ah dan Dakwah Jama'ah yang bergerak di akar rumput dari Muhammadiyah. Kamis Kliwon, malam Jum'at Legi, 23 Mei 2024, 15 Dzulqaidah 1445 Hijriyah, Ngasah Kalam  bertempat di kediaman bapak Muslimin, Jl. Mojosantri Kecamatan Junrejo Kota Wisata Batu ini, mengambil tema : "kata Sakana dalam al-Quran". Ustadz Insan Muhatadawan, S. HI. sebagai pemateri mencoba membuka diskusi dengan mengkaitkan kata Sakana (tinggal, yang kemudian menjadi Maskan : rumah)  , Sakinah dan Miskin, bahkan juga kata Sikkinun ( pisau) dan Sukun : diam.  Hampir merata kata yang berasal dari Sakana bermuara di "kenyamanan rumah" (Baca: maskan ). Mulai dari ayat yang terkait dengan p...

Asma'ul Husna dalam Diri Manusia

Jumlah asmaul husna ada 99, banyak anak-anak kecil di sekolah Islam maupun sekolah pada umumnya diajarkan untuk menghafal agar semakin mengenal dan cinta kepada Allah Swt.  Selain anak-anak, orang dewasapun semangat menghafal bahkan hingga merenungi maknanya dalam kehidupan sehari-hari.  Kajian rutin Ngasem (Ngaji Senin Malam) di Padepokan Hizbul Wathan Jetak Lor Kecamatan Dau yang diasuh oleh Kyai Insan Muhtadawan, Senin (20/5) malam ini lebih fokus membahas asmaul husna.  Dalam beberapa penjelasannya, Ustadz Insan sapaan beliau menyampaikan bahwa seringkali para Kyai/Ustadz/Mubaligh ketika ceramah/khutbah dalam menyampaikan nama asmaul husna sebatas sifat Allah Swt., tanpa dimaknai implikasinya dalam diri manusia.  "Jarang mubaligh ketika khutbah menjelaskan secara detail dan berani menafsirkan menggunakan pemahamannya dalam memaknai asmaul husna. Mereka lebih memilih menyampaikan tafsir yang sudah mapan, sehingga makna asmaul husna sebatas sifat Allah ...

Ngasem Tafsir di Padepokan Hizbul Wathan Malang

Alhamdulillah , sudah sekian lama sempat libur, bukan karena males ngaji,  tapi karena banyaknya agenda di bulan Ramadhan. Malam ini, Senin 13 Mei 2024 yang bertepatan dengan 05 Dzulqo'dah 1445 H. Padepokan Hizbul Wathan Malang memulai kembali kajian Senin Malam (Ngasem). Kajian Tafsir yang membahas tentang al-Quran, baik dari segi kata, kebahasaan ( tafsir lafdzi ) maupun mengkupas isi kandungan ayat ( tafsir ma'ani ). Tentunya, dalam kajian tafsir yang diasuh  oleh ust Insan Muhtadawan, S. HI, tidak bersifat monoton, satu arah, tetapi lebih bersifat kolaboratif, mengedepankan diskusi, bahkan tidak jarang santri kalong bisa menjadi "pemateri dadakan".  Tema-tema kajian tafsir yang disuguhkan, tidak hanya yang bertajuk Qishashul Anbiya', atau tema yang terkait dengan materi ajaran Islam yang utama saja, tetapi terkadang kajian tafsir yang dihelat ba'da shalat Isya' ini, mengkaji ayat-ayat al-Quran yang terkait dengan sosial-politik, hukum dan H...

PRA Jetak Lor Rutin Adakan Sunatan Massal

Telah menjadi rutinitas tahunan kegiatan sunatan (khitan) massal yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Jetak Lor Dau. Kemaren, Kamis 15 September 2016, bertepatan dengan hari Raya Tasyri’ Idul Adha 1437H merupakan tahun ke-5 dari penyelenggaraan acara tersebut. Kegiatan sosial yang bertajuk “Peduli Sosial dan Penyantunan Dhuafa” dilaksanakan berkat kerjasama antara PRA Jetak Lor dan Padepokan Hizbul Wathan (HW) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang ini mendapat respon yang positif dari masyarakat sekitar Dau bahkan sampai di luar Dau. Kami mencoba menggali lebih dalam terkait dengan acara tersebut dengan ngobrol santai bersama Bapak Sukma Jaya, S.Ag, selaku Direktur Padepokan HW dan Ibu Miftahul Jannah, S.T, selaku penanggungjawab kegiatan sunatan massal. Dari obrolan itu, kami bisa memaparkan bahwa kegiatan yang telah di mulai sejak 5 tahun silam itu telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi sebagian masyarakat Dau dan sekita...